Siswa SD/SMP Peserta OSN Disambut Hangat Bupati dan Wabup Tobasa

Siswa SD/SMP Peserta OSN Disambut Hangat Bupati dan Wabup Tobasa

Lima siswa SD/SMP Tobasa yang mewakili Provinsi Sumatera Utara mengikuti OSN Tingkat Nasional Tahun 2018 di Padang, Provinsi Sumatera Barat, disemangati dan disambut hangat Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Wabup Hulman Sitorus, di Panatapan rumah dinasnya di Balige, Kamis (13/7).

Ke-5 siswa yakni Joel V.D Marpaung (siswa SD Bonapasogit), Juan S Hutabarat (siswa SD  HKBP 1 Balige), Mutiara Zalukhu (siswa SDN 175811 Pangombusan), Patricia PA Tambunan (siswa San Francesco Balige), dan Noel D Butarbutar (siswa SMP Bonapasogit Parmaksian).

Sambutan hangat Bupati dan Wabup dimaksudkan untuk menyemangati ke-5 siswa agar lebih giat lagi belajar, mengingat dari ke-5 siswa, 2 orang di antaranya peraih medali perunggu OSN Tingkat Nasional 2018, yakni Joel V.D Marpaung, siswa SD Bonapasogit Sejahera (bidang studi Matematika) dan Noel D Butarbutar, juga siswa SMP Bonapasogit Sejahtera (Bidang Studi IPA).

Oleh karenanya pertemuan Bupati, Wabup dengan ke 5 siswa didampingi Plt Kadis Pendidikan Parlinggoman Panjaitan, Kabid Dikdas Tumpal Panjaitan, guru dan kepala sekolah siswa peserta OSN berjalan baik dihiasi masukan dari siswa dan kepala sekola atas kendala yang dihadapi pada OSN.

“Tantangan kami di OSN yakni di bidang Bahasa Inggris. Banyak yang tidak kami ketahui. Kemudian di bidang praktik kami lemah. Itu tantangan yang kami hadapi di OSN Padang,” kata ke 5 siswa kepada bupati disaksikan  wabup, Plt Kadis Pendidika,n dan anggota DPRD Sabaruddin Tambunan yang turut hadir pada kesempatan itu.

Sekaitan apa yang disampaikan siswa, Plt Kadis Pendidikan dan Kabid Dikdas mengusulkan kepada Bupati dan Wabup untuk membangun sebuah laboratorim dengan peralatan lengkap dan anggaran Dinas Pendidikan ditambah, agar banyak perlombaan-perlombaan sejenis OSN bisa dilaksanakan.

Bila hal ini terealisasi, menurut Parlinggoman, prestasi siswa Tobasa diyakini akan meningkat. Karena nilai teori siswa Tobasa di OSN diakui tinggi. “Untuk itu kami mengharapkan laboratorium dimaksud dapat dibangun dan anggaran kami ditambah, supaya frekwensi lomba sejenis OSN dapat lebih banyak kami laksanakan,” katanya.

Wabup Hulman Sitorus mengaku bisa membayangkan tantangan yang dihadapi ke-5 siswa di OSN. Oleh sebab itu ditegaskannya, ia dan Bupati akan terus memberikan perhatian serius terhadap pendidikan di daerahnya.

Karena menurutnya tidak ada orang didunia bisa berprestasi tanpa pembinaan, pendidikan dan latihan yang baik secara terus menerus. Disisi lain Kepala sekolah dan guru diminta efektif menanamkan hal hal positif kepada anak didik dan menyemangatinya agar rajin belajar untuk meraih prestasi.

“Kalau saya dan Bupati, percayalah akan serius memperhatikan pendidikan. Karena sumber daya kita terbatas. Kalaupun ada danau Toba dan kita kaya akan kultur budaya, itu butuh waktu lama untuk mengemasnya,” katanya menegaskan.

Karenanya kita mengandalkan Sumber Daya Manusia. Supaya kita bisa bersaing, kita semua harus bekerja keras meningkatkan mutu pendidikan kita.

Bupati Darwin Siagian juga  meminta Plt Kadis Pendidikan untuk membuat pelatihan / kursus bagi guru guru bahasa Inggris. Kalau Matematika, sudah ada kerjasama kita, IT Del dengan Prof Yohanes Surya. Kita akan mengirimkan 20 guru matematika dan 20 siswa yang lemah di bidang matematika ke Yohanes Surya Institut  di Jakarta untuk dilatih selama 1 bulan.

“Nanti mereka ini akan kita jadikan sebagai agen menyebarluaskan ilmunya ke guru dan ke siswa lainnya. Untuk itu, mari kita terus melakukan perubahan demi peningkatakn mutu pendidikan kita,” ujar bupati. (MC Tobasa edu/rik/toeb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.